We can't find the internet
Attempting to reconnect
Something went wrong!
Hang in there while we get back on track
2/2/2026
Untuk membuat katanya jamak, kita tambah imbuhan -lar, -ler ke kata benda. Tapi kapan kita pakai -lar, kapan kita pakai -ler? Itu tergantung harmonil vokal. Contoh:
Di atas, semua vokalnya kata "masa" itu vokal tebal, jadi kita tambah imbuhan -lar.
Dan semua vokalnya kata "hediye" itu vokal tipis, jadi ki tambah imbuhan -ler.
Tapi ada kata-kata yang tidak sesuai dengan harmoni vokal juga. Contoh:
Kata ini punya dua vokal tipis dan satu vokal tebal. Jadi kita harus tambah imbuhan -lar atau -ler?
Itu mudah! Kita hanya fokus vokal terakhir di kata. Jika vokal terakhir kata itu tebal, kita pilih imbuhan -lar. Dan jika vokal terakhir di kata itu tipis, kita pilih imbuhan -ler.
Vokal terakhir di kata "telefon" itu "o", huruf "o" itu vokal tebal. Jadi kita harus tambah imbuhan -lar:
Contoh untuk kata-kata berbeda:
Kata Ganti Orang dalam bahasa Turki. Contoh, "ben" berarti saya, "sen" berarti kamu, kalau "o" itu apa?...
Dalam bahasa Turki, ada tiga kata penunjuk yang sangat penting: bu, şu, o....
Kalau kita bahas tentang dia, kata benda atau nama orang, kita bisa membuat kalimat nominal tanpa pakai imbuhan-imbuhan....
"da" dan "de" artinya "juga" atau "pun" dalam bahasa Indonesia. Kapan pakai "da", kapan pakai "de"?...
Sıfır berarti nol. Bir berarti satu. İki berarti dua. Üç berarti tiga. Dört berarti empat. Beş berarti lima....
Dalam bahasa Turki ada dua jenis vokal, yaitu Vokal Tebal dan Vokal Tipis...